Masjid An-Nur STIKOM Surabaya

3 July 2008

Amaliyah Tidak Syar’i

Amaliyah Tidak Syar’i di Bulan Rajab [Sholat Roghoib]

Imam Ar-Ramli As-Syafi’i w 957H

Dia ditanya tentang sholat Roghoib, apakah ada asalnya, dan hadits-haditsnya ditemukan atau tidak?

(more…)

16 September 2007

Doa Berbuka Puasa

   ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah.”

HR. Abu Dawud 2/306, begitu juga imam hadits yang lain. Dan lihat Shahihul Jami’ 4/209

28 May 2007

Dalil Wajibnya Memelihara Jenggot

Segala puji bagi Allah saja, shalawat dan salam tetap tercurah pada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang tidak ada Nabi lagi setelahnya.
Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahih keduanya dan juga selain mereka :
Dari Nafi’ dan Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu banyakkanlah jenggotmu dan pangkaslah kumismu.”
(more…)

15 May 2007

Menutup Aib

Siapa yang melepaskan dari seorang mukmin satu kesusahan yang sangat dari kesusahan dunia niscaya Allah kan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan di hari kiamat. Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkannya di dunia dan nanti di akherat. Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akherat. (HR. Muslim)

Namun bila di sana ada kemaslahatan atau kebaikan yang hendak dituju dan bila menutupnya akan menambah kejelekan, maka tidak apa-apa bahkan wajib menyampaikan perbuatan jelek/aib/cela yang dilakukan seseorang kepada orang lain yang bisa memberinya hukuman.

copas dari milist semenit

1 May 2007

Halal Memakan Kelinci

Hadis riwayat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Ketika kami melewati daerah Dhahran, kami melihat seekor kelinci berlari melompat-lompat. Para sahabat mengejar untuk menangkapnya, tetapi tidak berhasil. Kemudian aku berusaha menangkapnya dan berhasil. Lalu aku menemui Abu Thalhah sambil membawa binatang tersebut, lalu kami menyembelihnya. Bagian pangkal paha hewan itu dikirim kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan aku membawa sebagian dagingnya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau menerimanya.
(HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Ad Darimi) 

disalin dari milist semenit

26 April 2007

GHADIR KUM ANTARA KEYAKINAN AHLUSSUNNAH DENGAN SYI’AH

Oleh Abu Salma al-Atsari

Rasulullah yang mulia Shallallahu ‘alahi wa ‘ala Ali wa Salam pernah bersabda :
من كنت مولاه فعلي مولاه, اللهمّ والى من واله وعادى من عاداه

”Barangsiapa yang menganggap aku sebagai walinya, maka (aku angkat) Ali sebagai walinya, Ya Allah, dukunglah siapa saja yang mendukungnya (Ali)dan musuhilah siapa saja yang memusuhinya.”

Dari hadits di atas, kaum Syi’ah mengklaim bahwa ’Ali-lah yang berhak atas wilayah (kekuasaan khilafah) setelah wafatnya Rasulullah yang mulia ’alaihi ash-Sholatu was Salam, benarkah demikian? Mari kita telusuri keabsahan hadits ini dan kesimpulannya…

(more…)

17 April 2007

:: Ikuti Imam… ::

Apabila kalian datang untuk shalat dan kami dalam keadaan sujud, maka sujudlah dan jangan kalian menghitung raka’at tersebut (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah)

Barangsiapa mendapat ruku’ maka dia mendapatkan raka’at (HR. Abu Dawud)

Mayoritas di masyarakat kita, ketika masbuq tidak mendapati ruku’ bersama imam, kita menunggu untuk imam bangkit berdiri kemudian baru kita mulai bertakbir bergabung dengan imam.

disalin dari milist semenit

28 March 2007

Hadist Palsu “Berjalan Memakai Tongkat”

"Berjalan dengan bertongkat merupakan akhlaq para nabi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mempunyai tongkat yang dijadikannya sebagai sandaran, dan beliau memerintahkan kita untuk bertongkat".

Hadits ini maudhu’ (palsu).
Diriwayatkan oleh Abu asy-Syaikh dalam Akhlaq an-Nabiyyi (hlm. 259) dan Ibnu Adi dalam al-Kamil (I/330), dengan sanad dari Ustman bin Abdur Rahman dari al-Mu’alla bin Hilal, dari Laits, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu. Ketika mengetengahkan biografi al-Mu’alla, Ibnu Adi mengatakan, "Orang ini termasuk dalam deretan perawi pemalsu riwayat/hadits".

(Sumber : Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu’ - Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani)

disalin dari milist semenit

16 March 2007

Hadist Palsu Bershalawat 80 kali pada Malam Jumat

Hadits Anas bin Malik Radiyallahu ‘anhu:
“Barang siapa bershalawat kepadaku pada malam Jum’at 80 kali, niscaya Allah akan mengampuni segala dosanya selama 80 tahun.”

Keterangan:
Hadits ini palsu, karena di dalam sanadnya terdapat seorang perawi yang bernama Wahb bin Dawud bin Sulaiman Adh Dharir. Al Khathib Al Baghdadi berkata: “Dia seorang yang tidak bisa dipercaya.” Asy Syaikh Al Albani berkata: “Sesungguhnya ciri-ciri kepalsuan hadits ini sangatlah jelas.” (Lihat Silsilah Adh Dha’ifah no. 215)

Wallahu a’lam bishshawab.

disalin dari semenit.net

:: MEMANJANGKAN RAKA’AT PERTAMA ::

Dari hadits Abu Qatadah bahwa Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda :
"Nabi memanjangkan raka’at yang pertama." (Muttafaq ‘alaih)

Masih banyak kita temui, imam yang membaca ayat pada raka’at pertama dan kedua sama lamanya bahkan ada yang lebih singkat dari raka’at kedua.

Tujuannya agar tidak banyak jamaah yang ketinggalan berjamaah dikarenakan masih mengambil wudhu atau sedang menuju mushola/masjid.

disalin dari milist semenit